Kutai Timur – Anggota Komisi C DPRD Kutai Timur, Pandi Widiarto, menekankan pentingnya percepatan dan optimalisasi serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) melalui program-program di tingkat kecamatan.
Pernyataan ini disampaikan dalam pertemuan Komisi C bersama Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) serta Dinas Pekerjaan Umum (PU).
Pandi menyebut alokasi anggaran sudah disampaikan ke seluruh kecamatan, dan saat ini masing-masing wilayah tengah menyusun program agar pelaksanaan kegiatan dapat berjalan sesuai rencana.
“Serapan APBD ke tiap kecamatan sudah kami komunikasikan, sekarang mereka sedang menyusun program agar berjalan lancar,” ujar Pandi.
Program yang disusun mencakup kegiatan fisik dan non-fisik di bawah kewenangan Perkim dan PU, termasuk pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan lingkungan, drainase, dan peningkatan kualitas permukiman.
Meski anggaran telah dialokasikan, pengawasan pelaksanaan baru bisa dilakukan saat kegiatan berjalan. Pandi menegaskan pengawasan akan lebih intensif menjelang akhir tahun anggaran.
“Kami tunggu tahap pelaksanaan. Pengawasan akan dilakukan saat program berjalan dan di akhir tahun untuk memastikan semuanya sesuai target,” jelasnya.
Pandi juga menekankan pentingnya koordinasi antara dinas teknis dan pihak kecamatan agar program tepat sasaran dan sesuai kebutuhan masyarakat.
Komisi C mendorong percepatan pelaksanaan program agar tidak terjadi penumpukan pekerjaan di penghujung tahun, yang kerap menurunkan realisasi fisik maupun keuangan.
“Kami dorong agar program prioritas segera dikerjakan, terutama yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” pungkas Pandi.
DPRD Kutim melalui Komisi C akan terus mengawal pelaksanaan program, termasuk melakukan evaluasi berkala terhadap kinerja Dinas Perkim dan PU, guna memastikan pembangunan berjalan optimal dan bermanfaat bagi masyarakat.ADV
![]()












