Kutai Timur – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kutai Timur, Basuki Isnawan, menegaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan malam puncak Kutim Culinary Feast 2025 tak lepas dari penataan kawasan GOR Kudungga yang kini semakin tertib, bersih, dan menarik. Hal itu disampaikannya pada penutupan acara, Rabu (19/11/25).
Menurut Basuki, transformasi kawasan Kudungga menjadi ruang publik yang nyaman telah membuka peluang besar bagi berbagai pihak, terutama pemuda dan pelaku UMKM.
“Ya Alhamdulillah, luar biasa ya. Artinya kita bisa memberikan hiburan buat masyarakat setelah kawasan Kudungga ini rapi, bersih,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kawasan yang tertata baik otomatis mendorong minat masyarakat dan komunitas untuk menggelar kegiatan di sana.
“Begitu kawasan ini tertata dengan baik, banyak orang ingin melaksanakan kegiatan di sini. Ini luar biasa,” katanya.
Basuki menilai kegiatan seperti Culinary Feast bukan hanya seremonial hiburan, melainkan ruang strategis untuk menggerakkan ekonomi.
“Nantinya bisa memberikan hiburan untuk masyarakat, dan wadah untuk UMKM juga berjalan. Kita melihat bagaimana kawasan ini dimanfaatkan,” tambahnya.
Menurutnya, pemerintah akan terus memberikan dukungan melalui penataan lingkungan, sehingga event-event kreatif dapat berkembang dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.
“Inilah bentuk support pemerintah dengan kawasan yang baik,” jelasnya.
Tak hanya ekonomi, ia juga menyoroti peran penting generasi muda.
“Harapan kita, pemuda-pemuda kita luar biasa, bisa mengisi waktunya dengan kegiatan positif dan bisa menggerakkan perekonomian,” katanya.
Basuki mengajak masyarakat untuk menjaga fasilitas umum yang sudah dibangun.
“Yang penting kita bisa bersama-sama menjaga kebersamaan dan mendukung program pemerintah,” ujarnya.
Ia optimistis kawasan Kudungga akan terus menjadi pusat kegiatan besar.
“Kawasan kita luar biasa. Kalau dulu tempat ini nggak terawat, nggak mungkin orang mau bikin kegiatan di sini,” tutupnya. (ADV)
![]()












