Sangatta – Dalam upaya penerapan pola intensif dalam mengembalakan sapi di Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutim melalui Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) memberikan bantuan rumput hijau berkualitas kepada para peternak.
Kepala Bidang Peternakan DTPHP Kutim, Kurniawan mengatakan selain sosialisasi sebagai upaya mendorong peternak untuk memelihara ternaknya di dalam kandang, pemberian bantuan pakan berupa rumput hijau juga menjadi solusi lain dari kendala yang mereka hadapi
“Bibit rumput yang diberikan adalah adalah tanaman rumput pakchong berasal Negara Thailand yang sangat cocok untuk peternakan kandang karena pertumbuhan cepat,” terangnya.
Menurut Kurniawan, rumput-rumput ini dapat ditanam di sekitar kandang. Dengan demikian, peternak tidak perlu lagi mencari rumput liar yang menghabiskan banyak tenaga, waktu dan biaya.
“Mereka tidak perlu membeli bensin untuk mencari rumput. Menggunakan rumput pakchong di sekitar kandang ini sangat baik untuk sapi-sapi ini,” jelasnya.
Program bantuan padang rumput ini juga telah dianggarkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kutim dan akan disalurkan kepada seluruh peternak dalam skala besar.
“Kami menyalurkan bantuan pakan, termasuk pengadaan sapi,” ungkapnya.
Dalam pengadaan sapi, petani yang menerima bantuan sudah menjadi anggota kelompok tani yang mengajukan proposal bantuan ke DTPHP Kutim, yang juga mendistribusikan ratusan ekor sapi pada anggaran murni tahun 2023.ADV
![]()












