SANGATTA – Dalam upaya memastikan pembangunan yang inklusif dan berfokus pada kesejahteraan anak-anak, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kabupaten Kutai Timur, Idham Cholid, menegaskan urgensi penyediaan fasilitas bermain anak di setiap pembangunan fasilitas umum di daerah tersebut.
Idham Cholid menggarisbawahi bahwa fasilitas bermain anak bukan hanya menjadi tempat rekreasi semata, melainkan juga sebagai sarana penting dalam mendukung perkembangan fisik dan mental anak-anak.
“Fasilitas bermain anak merupakan komponen vital dalam menciptakan lingkungan yang ramah anak. Kami ingin memastikan bahwa setiap anak di Kutai Timur memiliki akses ke tempat bermain yang aman dan nyaman, yang akan membantu mereka tumbuh dan berkembang dengan optimal,” ungkap Idham.
Dalam penjelasannya, Idham mempertegas bahwa permainan bukan sekadar kegiatan menyenangkan, melainkan juga bagian integral dari proses pembelajaran anak-anak. Melalui bermain, mereka dapat mengembangkan keterampilan sosial, kognitif, dan motorik secara alami dan menyenangkan. Karenanya, keberadaan taman bermain dan fasilitas rekreasi lainnya menjadi sangat penting.
“Adanya fasilitas bermain yang memadai tidak hanya menyediakan tempat untuk anak-anak beraktivitas, tetapi juga mendukung kesehatan dan kesejahteraan mereka secara keseluruhan. Ini juga merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam melindungi hak-hak anak,” tambahnya.
Selain itu, Idham juga mengajak seluruh masyarakat dan para pemangku kepentingan untuk turut serta dalam menjaga dan memelihara fasilitas bermain yang ada.
“Peran aktif masyarakat sangat diperlukan agar fasilitas ini dapat dimanfaatkan secara maksimal dan berkelanjutan,” ujarnya dengan tegas.
Dengan langkah-langkah proaktif ini, diharapkan anak-anak di Kutai Timur dapat menikmati masa kecil mereka dengan lebih baik, mendapatkan ruang yang aman untuk bermain, dan tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan bahagia. Hal ini juga sejalan dengan visi pembangunan yang humanis dan berorientasi pada kepentingan seluruh warga, terutama generasi penerus bangsa.(Adv/Onedi)
![]()












