SANGATTA – Dalam menghadapi tantangan dan meningkatkan inovasi layanan publik sebagai solusi mewujudkan Kabupaten Cerdas, Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo Staper) Kutai Timur (Kutim) menggelar sosialisasi program Smart City Kabupaten Kutai Timur tahun 2024, Bertema “Sinergi Membangun Ekosistem Smart City Kutai Timur”. Acara ini dibuka secara resmi oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Kabupaten (Setkab) Kutim, Sudirman Latif, pada Kamis, (29/5/2024), di Ruang Meranti Kantor Bupati Kutim.
Pada kesempatan itu, Asisten III Bidang Administrasi Umum Sudirman Latif, membacakan sambutan Bupati. Ia mengatakan Implementasi Program Smart City Kabupaten Kutim yang telah berjalan dan merupakan program Guickwin Smart City. Yaitu Smart Govemance Portal Satu Data Kutai Timur oleh Dinas Kominfostaper, Smart Branding Madu Lebah Kulut oleh Dinas Holtikultura, Tanaman Pangan dan Peternakan dan Obyek wisata Prevab Mentoko oleh Dinas.
“Pariwisata Smart Economy eSPTPD oleh Dinas Pendapatan Daerah, Smart Living Integrated Garden Taman Bukit Pelangi Bagian Umum Sekretariat Daerah, Smart Society Layanan Cap Jempol Oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Smart Environment Pengelolaan Sampah oleh Dinas Lingkungan Hidup Kutim,” ucapnya dihadapan Kepala Bappeda Kutim Noviari Noor, perwakilan camat, perwakilan PD dan undangan lainnya.
Selain Program quickwin Smart City terdapat beberapa program yang dilaksanakan dan sudah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Seperti Penggunaan Aplikasi Siap Kawal oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil untuk memudahkan pengurusan Adminduk yang sudah dapat diakses sampai di Kantor Desa. Kemudian SP4N Lapor sebagai Layanan penyampaian semua aspirasi dan aduan Masyarakat secara online yang terintegrasi dalam pengelolaan pengaduan secara berjenjang pada setiap penyelenggara layanan public.
“Dalam Pengembangan Smart City di Kutai Timur masih banyak yang perlu kita kembangkan sehingga Saya Berharap kegiatan sosialisasi ini akan dapat meningkatkan pemahaman kita mengenai program Smart City di Kabupaten Kutai Timur. Sehingga kita semuanya dapat berkontribusi dan bersinergi sehingga akan membentuk ecosystem Smart City Kutai Timur yang akan dapat mengakselerasi pembangunan menuju Kutai Timur yang Mandiri dan Berdaya Saing,” terangnya.
Terakhir, ia menegaskan Pemkab Kutim berkomitmen akan terus melaksanakan program Smart City dengan sungguh-sungguh. Dengan dukungan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang sudah sangat maju saat ini, Pihaknya dapat memanfaatkan untuk mendukung inovasi-inovasi dan terobosan dalam memecahkan permasalahan-permasalahan yang dihadapi Kutim.
Sementara, Kabid TIK dan Persandian Diskominfo Staper Sulisman membacakan sambutan kepala Diskominfo Staper. Ia mengatakan sebagai Pemkab Kutim telah menyusun masterplan yang akan dijadikan pedoman menyelesaikan segala permasalahan secara cerdas. Sehingga pembangunan di Kabupaten Kutim terus berjalan dengan baik dan membawa kesejahteraan bagi masyarakat.
“Untuk mendukung implementasi Smart City Pemerintah Daerah melaui Dinas Kominfo telah membangun Infrastruktur TIK seperti Ruang Server/ Data Center, Jaringan Fiber Optik yang menghubungkan semua perangkat daerah yang ada di Kawasan perkantoran Bukit Pelangi, CCTV dan free Wifi di beberapa area public, layanan internet di Kantor Camat dan Kantor Desa,” ucapnya.
Konsep smart city, sambungnya, merupakan Solusi dalam Pembangunan wilayah di Kutim yang luas dan memiliki potensi daerah yang beraneka ragam, serta Masyarakat yang terdiri dari berbagai suku bangsa. Program Smart City bukan hanya Program Kerja Dinas Kominfo namun, suatu program bersama yang membutuhkan peran serta semua elemen Dalam mewujudkan smart city di Kabupaten Kutim.
“Implementasi Smart City Terdapat enam dimensi yaitu Smart Governance, Smart Branding, Smart Living, Smart Economy, Smart Society, dan Smart Environment,” ujarnya.
Sosialisasi Program Smart City Kabupaten Kutim bertujuan memberikan pemahaman dan pengetahuan tentang program smart city. Kemudian diharapkan juga akan terbentuk ekosistem smart city Kutim yang emua elemen dapat saling bersinergi dan berkolaborasi. Serta meminimalisir ego sectoral dalam mengakselerasi Pembangunan melalui inovasi-inovasi cerdas untuk mewujudkan Kutim yang mandiri dan berdaya saing.
“Narasumber Sosialisasi Smart City Kabupaten Kutai Timur adalah dari Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya Malang yaitu Ibu Dr Candra Dewi, S.Kom., M.Sc Bapak Bayu Rahayudi, MT., MM,” jelasnya.(Adv/Wyh)
![]()












