SANGATTA – Sekretaris Komisi A DPRD Kutai Timur, Yusuf T Silambi, menyoroti efektivitas pemanfaatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang mencapai ribuan triliun rupiah setiap tahun.
Ia menilai, besarnya anggaran tersebut belum sepenuhnya dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Karena anggaran kita, dana kita ini luar biasa ribuan triliun Indonesia, tapi ya manfaatnya kepada seluruh negara kita, Indonesia belum terlalu maksimal,” ujar Yusuf T Silambi.
Menurutnya, terdapat kesenjangan signifikan antara nominal anggaran yang dialokasikan dengan hasil nyata yang dirasakan masyarakat.
Hal ini memunculkan pertanyaan tentang efektivitas dan efisiensi penyerapan anggaran di berbagai sektor dan tingkatan pemerintahan.
Yusuf menegaskan bahwa upaya pemberantasan korupsi tidak bisa hanya dipandang sebagai agenda hukum semata, melainkan menjadi prasyarat utama untuk memastikan setiap rupiah dari anggaran negara dapat digunakan dengan maksimal.
Korupsi, menurutnya, langsung mengurangi sumber daya yang seharusnya dialokasikan untuk pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan program pengentasan kemiskinan.
Untuk itu, ia menekankan pentingnya menyiapkan generasi penerus yang berkarakter kuat dan anti korupsi. Pendidikan formal maupun informal harus menanamkan nilai kejujuran, transparansi, dan integritas sejak dini.
“Generasi sekarang yang kelak diharapkan dapat memimpin dan mengelola anggaran negara yang luar biasa besarnya dengan prinsip akuntabilitas dan pemerintahan baik,” jelas Yusuf.
Langkah ini dipandang sebagai investasi strategis jangka panjang untuk memastikan pengelolaan anggaran negara berjalan efisien dan tepat sasaran, dari tingkat pusat hingga daerah.
Dengan fokus pada pembangunan sumber daya manusia yang berintegritas, diharapkan setiap rupiah dari APBN dapat memberi kemakmuran dan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia, termasuk masyarakat Kutai Timur.
“Sinergi antara pemerintah, DPRD, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan pemanfaatan anggaran serta penguatan budaya anti korupsi di semua lini,” tutupnya.ADV
![]()












