Kutai Timur – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) segera mengeksekusi program kerja sejak Januari. Langkah ini dinilai penting untuk menghindari penumpukan kegiatan dan beban anggaran di penghujung tahun.
Anggota DPRD Kutim, Akbar Tanjung, menekankan bahwa percepatan pelaksanaan program sejak awal tahun menjadi kunci agar pembangunan berjalan efektif dan tepat sasaran.
“Jangan menunggu pertengahan tahun baru mulai bekerja. Setiap OPD harus mulai mengeksekusi program dari Januari,” tegasnya.
Menurutnya, keterlambatan dalam memulai program sering menyebabkan target pembangunan sulit tercapai dan menimbulkan tekanan kerja di akhir tahun.
Oleh karena itu, pengawasan DPRD menekankan pentingnya disiplin waktu dalam setiap pelaksanaan program.
Akbar menjelaskan, tantangan terbesar terletak pada keterbatasan anggaran yang harus dibagi merata di wilayah Kutai Timur yang luas. Karena itu, prioritas program menjadi hal utama agar pembangunan sektor vital tetap berjalan lancar.
“Anggaran terbatas dan wilayah luas menuntut kita menetapkan prioritas. Sektor seperti Pendidikan, Kesehatan, dan Pertanian menjadi fokus utama karena sifatnya wajib dan sangat urgen,” ujarnya.
Program lain yang tidak masuk dalam sektor prioritas harus disesuaikan dengan kemampuan anggaran yang ada. Pendekatan ini diharapkan dapat menjaga keseimbangan pembangunan di seluruh sektor.
DPRD Kutim juga mendorong OPD melakukan perencanaan matang, termasuk pemetaan prioritas dan alokasi sumber daya, agar setiap program dapat dieksekusi secara maksimal.
Akbar menekankan bahwa kerja cepat sejak awal tahun akan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Pembangunan yang berjalan lancar sejak Januari memungkinkan target anggaran dan program terealisasi dengan baik.
“Fokus sejak awal akan membuat pembangunan lebih terstruktur, efisien, dan hasilnya bisa langsung dirasakan warga Kutim,” pungkasnya.ADV
![]()












