Kutai Timur — Komisi A DPRD Kutai Timur mulai mempersiapkan pembentukan Tim Pengawas Khusus OPD sebagai upaya memperkuat akuntabilitas serta memastikan pelayanan publik berjalan sesuai target.
Langkah ini diambil menyusul meningkatnya kebutuhan akan pengawasan terstruktur terhadap pelaksanaan tugas, penyerapan anggaran, dan kualitas layanan di seluruh perangkat daerah.
Anggota Komisi A, Masdari Kidang. mengatakan inisiatif tersebut merupakan bagian dari komitmen dewan untuk mendorong tata kelola pemerintahan yang lebih transparan dan responsif.
Hasil evaluasi DPRD sebelumnya menunjukkan adanya ketidaksinkronan antara rencana kerja OPD dengan realisasi di lapangan.
“Tim ini sangat krusial. Kami perlu memastikan bahwa setiap OPD bekerja sesuai aturan, mencapai target, dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” ucap Masdari.
Menurutnya, tim pengawas akan bekerja secara menyeluruh, mulai dari evaluasi berkala, pemeriksaan dokumen perencanaan dan pelaporan, hingga kunjungan lapangan (sidak).
Tujuannya untuk memastikan anggaran digunakan optimal dan rekomendasi perbaikan segera ditindaklanjuti.
Ia menegaskan, pengawasan tidak dilakukan untuk mencari kesalahan, melainkan sebagai fungsi pendorong agar OPD mampu memperbaiki kinerja secara berkesinambungan. OPD yang terbuka terhadap evaluasi dinilai akan lebih cepat melakukan pembenahan internal.
“Transparansi itu bukan alat untuk menekan, tetapi instrumen agar OPD bekerja lebih profesional,” tegasnya.
Komisi A juga membangun komunikasi intensif dengan pemerintah daerah untuk menghindari tumpang tindih dengan sistem pengawasan internal Pemda.
Sinkronisasi ini dipandang penting agar langkah pengawasan benar-benar efektif dan tidak menambah beban birokrasi.
Masdari berharap pembentukan tim ini akan memberikan dampak signifikan terhadap kualitas pelayanan publik. Dengan sistem pengawasan yang terukur, DPRD dapat memastikan setiap rupiah anggaran memberi manfaat bagi warga Kutai Timur.
“Kami siap bekerja lebih progresif untuk memastikan layanan publik benar-benar terasa oleh masyarakat,” tutupnya.ADV
![]()












