AdvetorialDPRD Kutai Timur

Jimmi: Progres Proyek MYC Kutim Masih Lambat, DPRD Tetap Pantau

Sangatta – Beberapa proyek Multi Years Contract (MYC) di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) masih belum menunjukkan kemajuan yang signifikan sampai pada bulan Mei 2024 ini. Jimmi, sebagai Wakil Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Kutai Timur, mengatakan bahwasanya kondisi tersebut sangat bergantung pada dorongan dari pihak dinas PU (Pekerjaan Umum) terhadap teknis pengerjaannya.

Meskipun sudah memasuki di pertengahan tahun 2024, beberapa proyek MYC masih terlihat jalan di tempat bahkan tidak bergerak sama sekali.

“Di bulan 5 ini memang belum semua proyek MYC ada yang jalan,” ujarnya.

Jimmi mengatakan bahwasanya tidak semua proyek dapat berjalan sesuai rencana karena berbagai faktor teknis dan situasi lapangan yang hanya dapat dipahami oleh dinas terkait.

“Kalau kita melihat ini, tidak semua bisa mengukur mereka karena secara teknis mereka yang tahu bagaimana pengerjaannya, bagaimana situasi di lapangannya,” tegasnya.

Ia menekankan bahwasanya tanggung jawab utama guna memastikan penyelesaian proyek-proyek ini tepat pada waktunya terletak pada dinas yang mengelolanya.

“Mereka juga sendiri yang bertanggung jawab atas kegiatan itu supaya bagaimana dalam waktu singkat ini bisa menyelesaikan target yang disesuaikan dari skema pembayaran yang sudah dibayarkan,” kata jimmi.

DPRD Kutim terus memantau perkembangan proyek MYC ini sekaligus mendorong dinas terkait untuk mengatasi hambatan-hambatan yang ada. Jimmy juga mengatakan, tantangan yang ada di lapangan seringkali tidak dapat diantisipasi sejak awal, dan hal ini menjadi salah satu penyebab lambatnya progres beberapa proyek.

“Kita di DPRD tetap akan melakukan pengawasan agar proyek-proyek ini dapat selesai sesuai target,” ucapnya. Dia juga mengakui bahwa kendala teknis yang dihadapi di lapangan sering kali membutuhkan penanganan khusus dan keahlian dari pihak yang memang berwenang.

Tidak hanya itu, Jimmi juga mengajak masyarakat untuk memahami bahwa proses pengerjaan proyek-proyek besar seperti ini memang memerlukan waktu dan penanganan yang tepat. “Kami berharap masyarakat dapat memahami situasi ini dan memberikan dukungan kepada dinas terkait untuk menyelesaikan proyek-proyek tersebut,” tegasnya.

Proyek MYC di Kutai Timur merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat. Meski beberapa proyek mengalami keterlambatan, DPRD dan dinas terkait tetap optimis bahwa dengan kerjasama yang baik, semua proyek dapat diselesaikan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.

“Optimisme kami tetap tinggi. Dengan koordinasi yang baik antara DPRD, dinas terkait, dan dukungan masyarakat, kami yakin proyek-proyek MYC ini dapat diselesaikan sesuai target,” tutup Jimmi.

DPRD Kutai Timur akan terus berperan aktif dalam mengawasi dan mendukung setiap langkah yang diambil oleh dinas terkait untuk memastikan proyek MYC berjalan lancar dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Kutai Timur.ADV

Loading

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *