AdvetorialDPRD Kutai Timur

Agusriansyah Tekankan Perda Kutai Timur Harus Fokus pada Keberlanjutan, Transportasi, dan Pemberdayaan

Sangatta- DPRD Kutai Timur (Kutim) memprioritaskan beberapa Perda baru yang dianggap krusial untuk pembangunan daerah, termasuk perkebunan berkelanjutan, transportasi, alat timbang, hilirisasi, infrastruktur, dan pemberdayaan masyarakat melalui olahraga.

“Proses pemilihan Perda yang paling penting telah melalui tahap verifikasi yang cermat, di mana prioritas ditetapkan berdasarkan skala kepentingan dan urgensi,” jelas Agusriansyah Ridwan, Anggota Komisi D DPRD Kutim.

Salah satu fokus utama adalah regulasi mengenai perkebunan berkelanjutan, yang akan dikorelasikan dengan masalah transportasi.

“Perkebunan berkelanjutan merupakan aspek penting dalam pembangunan daerah, dan pengaturan terkait transportasi akan memastikan kelancaran distribusi hasil pertanian,” papar Agusriansyah.

Ia menambahkan bahwa regulasi terkait alat timbang dan hilirisasi juga menjadi prioritas utama.

“Hal ini mencerminkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan dan peningkatan nilai tambah produk lokal,” tambahnya.

Selain itu, Agusriansyah Ridwan menyoroti perlunya regulasi teknis terkait dengan berbagai dinas, seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) serta Dinas Kepemudaan dan Olahraga.

“Regulasi yang mendukung pengembangan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat melalui olahraga juga menjadi bagian penting dalam agenda pembangunan daerah,” paparnya.

Upaya DPRD Kutim dalam memprioritaskan Perda-perda ini menunjukkan komitmen mereka untuk mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan, efisien, dan berfokus pada kesejahteraan masyarakat.

Dengan regulasi yang tepat dan efektif, diharapkan Kutai Timur dapat mencapai kemajuan yang signifikan dalam berbagai sektor, seperti perkebunan, transportasi, pengelolaan sumber daya alam, infrastruktur, dan pemberdayaan masyarakat.ADV

Loading

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *