AdvetorialDPRD Kutai Timur

DPRD Kutim Soroti Kualitas Pengerjaan Proyek MYC, Target Penyelesaian Terancam Molor

Sangatta – Pada pembangunan MYC (Proyek Multiyears Contract) di Kabupaten Kutai Timur (Kutim), menurut Yusuf T Silambi, Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Kutai Timur, dari 24 proyek yang telah berjalan, hanya beberapa yang dapat dibilang optimal dalam pengerjaannya.

Bahkan “optimal” yang bisa disampaikan saat itu hanyalah proses pengerjaan saja yang baru memakan setengah jalan atau belum mencapai angka selesai 100 persen.

“Belum sampai 5 pembangunan yang sudah optimal pengerjaannya. Bahkan, sudah jalan di pertengahan jalan prosesnya. Artinya, secara keseluruhan, tidak ada satupun proyek MYC yang sudah mencapai tahap finishing,” ucapnya.

Yusuf mengatakan finishing bukan hanya sebatas penyelesaian fisik, akan tetapi juga mencakup tahap akhir yang sempurna, mencapai 100%. “Kalaupun dianggap finishing, yang saya lihat baru sekitar 70-80 persen. Sampai mau habis di anggaran tahun 2023 ini juga baru sekitar 5 proyek saja,” jelasnya.

Sementara pada tahun 2024 telah berjalan, akan tetapi masih belum ada proyek yang dapat dianggap clear 100 persen. “Target di tahun 2023 itu belum ada yang finish, bahkan masih nyambung-nyambung proses pengerjaannya sedikit ke 2024,” tegasnya.

Walaupun demikian, Yusuf tetap beroptimis bahwa proses pembangunan akan berjalan lebih baik kedepannya. “Tapi tidak apa, semoga di tahun 2024 sudah mau ke pertengahan bisa selesai. Nah, tapi prosesnya juga belum selesai,” pungkasnya.

Dengan demikian, terlihat bahwa kendala dalam pelaksanaan proyek pembangunan masih menjadi perhatian utama bagi pihak terkait di Kutai Timur.ADV

Loading

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *