AdvetorialDPRD Kutai Timur

Fraksi Nasdem Soroti Penyerapan Anggaran Kutim yang Belum Optimal

Sangatta – Dalam Rapat Paripurna DPRD Kutai Timur, Fraksi Nasdem melalui Ketua Fraksinya dan Anggota Komisi C, Kajan Lahang, menyampaikan pandangan kritis terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pertanggungjawaban Tahun Anggaran (TA) 2023. Kajan menyoroti perlunya evaluasi mendalam pada kinerja Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta realisasi belanja daerah demi meningkatkan kemandirian dan efisiensi anggaran di masa depan.

Menurut Kajan Lahang, total pendapatan daerah yang mencakup PAD, Pendapatan Transfer, dan Pendapatan Daerah yang Sah, mencapai Rp8,59 triliun atau 104,13% dari target yang ditetapkan sebesar Rp8,25 triliun. “Pencapaian ini menunjukkan adanya efisiensi dalam perencanaan dan peningkatan penerimaan,” ungkapnya.

Namun, Kajan menyoroti bahwa realisasi PAD hanya mencapai Rp352,46 miliar atau 44,76% dari target Rp787,53 miliar. “Ini menandakan bahwa meskipun pendapatan keseluruhan melampaui target, PAD kita masih belum optimal. PAD adalah indikator penting dalam menilai kemandirian daerah,” ujarnya.

Kajan juga mengkritisi realisasi belanja daerah yang meliputi belanja operasi, belanja modal, belanja tidak terduga, dan belanja transfer. Realisasi belanja tersebut tercatat sebesar Rp7,54 triliun atau 84,18% dari anggaran Rp8,96 triliun. “Realisasi ini masih di bawah pagu yang ditetapkan, menunjukkan perlunya perbaikan dalam perencanaan dan penyerapan anggaran,” tegas Kajan.

Ia menambahkan, “Efisiensi dalam perencanaan dan pelaksanaan anggaran sangat penting untuk memastikan setiap rupiah yang dianggarkan memberikan manfaat maksimal bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.”

Fraksi Nasdem mendorong pemerintah daerah untuk lebih fokus pada peningkatan PAD dan optimalisasi penyerapan anggaran. “Dengan meningkatkan PAD, kita bisa meningkatkan kemandirian daerah dan mengurangi ketergantungan pada pendapatan transfer dari pemerintah pusat. Optimalisasi penyerapan anggaran memastikan program-program pembangunan terlaksana sesuai rencana dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegas Kajan.

Fraksi Nasdem mengajak semua pihak untuk bekerja sama memperbaiki perencanaan dan pelaksanaan anggaran. “Kita semua bertanggung jawab memastikan anggaran yang direncanakan dapat terealisasi dengan baik. Fraksi Nasdem siap mendukung dan bekerja sama dengan eksekutif untuk mencapai tujuan ini,” pungkasnya.

Fraksi Nasdem berharap dengan evaluasi dan perbaikan dalam pengelolaan PAD dan belanja daerah, Kutai Timur dapat mencapai kemandirian fiskal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. “Kami berharap ke depan, realisasi PAD dan belanja daerah dapat lebih optimal sehingga program pembangunan berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi masyarakat Kutai Timur,” tutup Kajan Lahang.

Artikel ini merangkum pandangan Fraksi Nasdem DPRD Kutai Timur terhadap Raperda Pertanggungjawaban TA 2023, dengan penekanan pada peningkatan PAD dan optimalisasi penyerapan anggaran demi mencapai kemandirian dan efisiensi anggaran daerah.ADV

Loading

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *