Sangatta – Kabupaten Kutai Timur terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanannya, khususnya dalam sektor pendidikan. Kabid Paud Dinas Pendidikan Kutai Timur, Achmad Junaedi, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan pendataan dan mulai menyalurkan berbagai bentuk bantuan untuk mendukung kegiatan belajar-mengajar di sekolah-sekolah.
Dalam sebuah wawancara, Junaedi menjelaskan bahwa bantuan tersebut akan didistribusikan secara merata, meskipun pengiriman masih berlangsung secara bertahap.
“Itu kita langsung dari Dinas Pendidikan kita udah ngedrop buku, kalau dari kami itu merata semua,” ungkap Junaedi.
Lebih lanjut, Junaedi menyampaikan bahwa pihaknya telah memiliki data terkait bantuan sarana dan prasarana yang telah atau belum menerima. Dia menjelaskan bahwa pada tahun 2024, sekolah yang sudah mendapatkan bantuan pada tahun sebelumnya tidak akan mendapatkan bantuan lagi, karena prioritas akan diberikan kepada sekolah yang belum mendapatkan bantuan.
“Ada, cuma itu semua belum keseluruhan, bertahap tahun ini ada beberapa zona gitu yang udah kita sentuh itu untuk sapras ada beberapa zona itu datanya kita ada punya di kantor yang belum, tapi 2024 nanti yang sudah dapat. Gak kita kasih lagi, 2024 itu yang belum dapat bantuannya gitu ya,” jelasnya.
Junaedi menambahkan bahwa bantuan yang disediakan oleh pemerintah cukup beragam, mencakup buku, alat peraga, dan bahkan laptop, sesuai dengan kebutuhan yang sedang dibutuhkan oleh masing-masing sekolah.
“Terus ada buku, alat pembelajaran juga ada laptop segala macam itu yang diperlukan sudah semua,” tambahnya.ADV
![]()












