Sangatta – Palma Serasih Group, perusahaan bisnis yang telah menggelontorkan investasi signifikan di Kutai Timur, sukses menyelesaikan fase kontruksi mereka dan kini berada dalam posisi yang siap memulai produksi biodiesel dan margarin. Inisiatif progresif ini diharapkan tidak hanya memberikan dorongan positif terhadap perekonomian lokal, tetapi juga membuka pintu lebar bagi peluang investasi yang lebih luas.
Teguh Budi Santoso, yang menjabat sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kabupaten Kutai Timur, menyampaikan perkembangan terkini, “Palma Serasih Group sukses menyelesaikan proyek pembangunan mereka. Rencananya untuk memproduksi biodiesel dan margarin di Kutai Timur dianggap sebagai langkah positif dalam upaya diversifikasi sektor-sektor ekonomi di wilayah ini.”
Mengenai izin pelabuhan yang masih dalam proses, Palma Serasih Group menginformasikan bahwa mereka telah mengawali kolaborasi dengan Badan Usaha Pelabuhan Perikanan (BUPP) guna menguraikan secara lebih rinci rencana bisnis mereka.
“Saat ini, mereka sedang berfokus pada penyusunan rinci rencana bisnis, mengingat niat mereka untuk mengalokasikan sejumlah besar investasi, khususnya untuk produksi biodiesel dan margarin,” kata Teguh Budi Santoso.
Dalam langkah pembangunan tahap awal di Kutai Timur, perusahaan ini telah menyuntikkan investasi sekitar 100 miliar Rupiah. Rencana untuk langkah kedua masih dalam tahap pembahasan lanjutan, yang bergantung pada hasil yang telah dicapai pada tahap pertama.
Ia menyampaikan keyakinannya, “Kami penuh optimisme bahwa setelah mendapatkan izin dari pelabuhan, Palma Serasih Group akan segera memulai operasionalnya dan memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di wilayah ini”.
Mengakhiri pernyataannya, Teguh Budi Santoso menekankan signifikansi investasi berkelanjutan sebagai katalisator percepatan pertumbuhan ekonomi dan pembangunan di Kutai Timur.ADV
![]()












