AdvetorialKominfo Kutai Timur

Kutai Timur Garap Potensi Minyak Kelapa Sawit dan Pisang: Rencana Pembangunan Pabrik dan Diversifikasi Ekonomi

Sangatta – Kabupaten Kutai Timur tengah merencanakan langkah signifikan dalam pengembangan sektor pengolahan minyak dari bahan baku kelapa sawit dan pisang, sebagai upaya maksimal untuk mendukung pertumbuhan ekonomi lokal. Rencananya, Kutai Timur akan membangun pabrik minyak goreng dan pabrik produk turunan lainnya.

Pabrik minyak goreng, yang dijadwalkan akan beroperasi pada tahun 2025, akan menggunakan kelapa sawit sebagai bahan baku utama. Investasi ini akan disokong oleh PT Palma Serasih Group, dan persiapan infrastruktur pendukungnya telah dimulai.

“Bulan lalu, kita mendapat konfirmasi bahwa pada tahun 2025 akan dibangun pabrik minyak goreng dari kelapa sawit. Ini adalah bagian dari langkah besar dari PT Palma Serasih Group yang telah memulai persiapan infrastruktur,” ungkap seorang perwakilan daerah.

Selain itu, dua perusahaan tambahan juga berencana membangun pabrik biodesel dan margarin, yang akan menggunakan kelapa sawit sebagai bahan baku utama.

Bupati Kutai Timur, Adriansyah Sulaiman, mengungkapkan bahwa rencana tersebut mencakup pembangunan pabrik tepung pisang dan kemitraan dengan Nestle, seiring dengan kerjasama bersama Kementerian Pertanian. Beliau menambahkan bahwa pisang memiliki potensi besar sebagai sumber bahan baku produk turunan dengan nilai tambah yang tinggi.

“Ini merupakan langkah progresif untuk mengembangkan sektor pengolahan dan menciptakan peluang ekonomi baru untuk masyarakat setempat. Kami berkomitmen memanfaatkan sumber daya lokal secara optimal untuk mendiversifikasi ekonomi daerah,” kata Bupati Sulaiman.

Dengan pengembangan pabrik minyak goreng dan produk turunan lainnya, diharapkan akan terjadi pertumbuhan ekonomi yang signifikan di Kutai Timur, sambil mengurangi ketergantungan pada sektor pertambangan dan bergerak menuju ekonomi yang lebih berkelanjutan.ADV

Loading

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *