AdvetorialKominfo Kutai Timur

Pupuk Organik Berkualitas Tinggi! Tanaman di Kutim Makin Mantap dengan Teknik Budidaya Ramah Lingkungan

Sangatta – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) melalui Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) mendorong para petani di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) untuk mengelola tanaman mereka dengan menggunakan pupuk organik untuk menghasilkan produk yang berkualitas dan aman untuk dikonsumsi.

Kepala DTPHP Kutim Dyah Ratnaningrum mengatakan penggunaan pupuk organik pada tanaman merupakan bagian dari teknik budidaya pertanian yang berorientasi pada penggunaan bahan alami tanpa menggunakan pupuk kimia.

“Percobaan budidaya bawang merah di lahan seluas dua hektar di Kecamatan Sangatta Utara menunjukkan perbedaan yang signifikan antara bawang merah yang diberi pupuk organik dan yang diberi pupuk kimia,” ungkap Dyah.

Berdasarkan hasil percobaan tersebut, bisa dipastikan penggunaan pupuk organik menghasilkan bawang dengan isi ukuran besar serta warna begitu menarik merah pekat, sementara penggunaan pupuk kimia menghasilkan bawang merah yang kurus.

“Penggunaan pupuk organik tidak hanya mempengaruhi hasil panen yang berkualitas, tetapi juga memastikan bahwa tanaman tersebut aman untuk dikonsumsi dalam jangka panjang oleh masyarakat,” jelasnya.

Untuk alasan ini, Dyah mengatakan pihaknya telah meningkatkan upaya untuk mempublikasikan penggunaan pupuk organik dan pentingnya produksi pupuk organik kepada masyarakat umum.

“Pemanfaatan pupuk organik ini berawal sejak pemerintah membatasi pupuk subsidi sehingga petani harus mencari alternatif untuk terus menghasilkan tanaman berkualitas,” ujar Dyah.

Kotoran ternak, urin hewan, dan limbah rumah tangga digunakan untuk memproduksi pupuk organik melalui prosedur yang telah disosialisasikan.ADV

Loading

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *