Sangatta – Skrining kesehatan pada bayi yang baru lahir wajib dilakukan untuk mendeteksi potensi penyakit yang mempengaruhi tumbuh kembang bayi sejak dini.
Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) Bahrani saat menyinggung salah satu penyakit pada bayi yang harus diwaspadai oleh para orang tua, yaitu Hipotiroid Kongenital (gangguan endokrin yang terjadi ketika kelenjar tiroid bayi tidak menghasilkan cukup hormon tiroid).
“Kami mewajibkan seluruh rumah sakit untuk menyediakan alat skrining dan mengambil sampel darah dari bayi yang baru lahir,” jelas Bahrani.
Namun, pengambilan darah ini terkadang tidak diterima oleh para orang tua yang merasa kasihan menusukkan jarum ke bayi mereka yang baru lahir.
“Tindakan oleh tenaga kesehatan profesional ini diperlukan untuk mengidentifikasi kondisi hormonal dan bawaan yang memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak,” lanjutnya.
Berdasarkan hal tersebut, Penanganan bayi penderita hipertiroid kongenital harus dilakukan secepatnya sebelum bayi berusia satu bulan sehingga penindaklanjutan berlangsung maksimal karena penyakit tersebut mempengaruhi perkembangan intelegensi anak
“Jadi orang tua tidak perlu terlalu khawatir karena proses ini diperlukan jika Anda ingin anak Anda tumbuh dengan sehat,” pungkasnya.ADV
![]()












