Samarinda – Keterbatasan fasilitas pendidikan menengah atas di Kutai Kartanegara (Kukar) menjadi perhatian serius DPRD Kalimantan Timur. Berdasarkan laporan dari Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III, ada rencana pembangunan empat SMA baru di Muara Wis, Muara Muntai, Kota Bangun, dan Marangkayu untuk menjawab kebutuhan riil masyarakat.
Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim, Darlis Pattalongi, menuturkan bahwa usulan ini merupakan langkah konkret untuk mengatasi keterbatasan sekolah di Kukar yang selama ini masih rendah.
“Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III sudah mengidentifikasi empat lokasi strategis dan mengusulkan pembangunan sekolah baru di daerah tersebut,” kata Darlis, Rabu (26/11/2025).
Darlis menambahkan, dari empat lokasi itu, sebagian sekolah sudah ada dan dikelola yayasan yang bersedia menyerahkan pengelolaan kepada pemerintah, sedangkan sisanya merupakan pembangunan baru dengan lahan yang telah dibebaskan masyarakat setempat.
“Kami melihat ada kombinasi antara sekolah yang siap dinegerikan dan yang benar-benar baru, serta semua lahan sudah dipersiapkan oleh warga,” jelasnya.
DPRD Kaltim juga menyoroti peran masyarakat, termasuk kepala desa, yang selama ini mendukung operasional sekolah melalui pembiayaan lokal. Menurut Darlis, partisipasi ini menjadi faktor penting dalam memperluas akses pendidikan dan mengurangi ketimpangan.
Meski begitu, Komisi IV menekankan pentingnya kajian mendalam sebelum merealisasikan pembangunan sekolah. Pertimbangan jumlah siswa, ketersediaan guru, dan sarana prasarana harus diperhitungkan agar sekolah dapat berfungsi optimal.
“Pendirian SMA negeri memerlukan analisis yang matang, termasuk kesiapan semua pihak,” akhir Darlis.
Dengan langkah ini, DPRD Kaltim berharap pembangunan empat SMA baru benar-benar dapat meningkatkan akses pendidikan menengah di Kukar dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.(Adv/DprdKaltim)
![]()












