AdvertorialDPRD Kutai Timur

DPRD Kutim Desak Perusahaan Mutasikan NPWP dan Kendaraan ke Daerah, Demi Tambah PAD

Kutai Timur – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur (Kutim) menyoroti potensi pendapatan asli daerah (PAD) yang belum tergarap maksimal, khususnya dari sektor pajak penghasilan dan pajak kendaraan perusahaan.

Pemerintah daerah bersama DPRD meminta seluruh perusahaan di Kutim agar memutasikan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) serta kendaraan operasional mereka ke Kutim, agar kontribusi pajaknya masuk ke kas daerah.

Wakil Ketua I DPRD Kutim, Sayid Anjas, menegaskan bahwa banyak karyawan perusahaan di Kutim masih memiliki NPWP yang terdaftar di luar daerah.

Akibatnya, pajak penghasilan mereka tidak tercatat sebagai pendapatan Kutim. Padahal, sektor ini memiliki potensi besar untuk meningkatkan PAD.

“Perusahaan perlu mendukung langkah pemerintah dengan memutasikan NPWP karyawannya ke Kutim. Dengan begitu, pajak penghasilan mereka akan masuk ke daerah ini sebagai tambahan PAD,” ujar Sayid Anjas dalam kegiatan sosialisasi Perda Nomor 4 Tahun 2025, perubahan atas Perda Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi.

Ia menegaskan, mutasi NPWP tidak akan menambah beban bagi perusahaan. Pemerintah bahkan siap memfasilitasi proses administrasinya agar lebih mudah.

“Urusan NPWP ini tidak menimbulkan biaya tambahan. Pajak tetap harus dibayar, hanya saja alirannya diarahkan ke Kutim. Pemerintah pun memberi banyak insentif bagi perusahaan yang berinvestasi di daerah,” jelasnya.

Selain NPWP, Anjas juga meminta agar kendaraan operasional perusahaan yang bersumber dari luar daerah turut dimutasi ke Kutim. Dengan begitu, pajak kendaraan bermotor juga bisa masuk ke PAD Kutim.

“Plat kendaraan perusahaan yang digunakan di Kutim sebaiknya dimutasi ke sini. Pajaknya tetap sama, hanya manfaatnya bisa langsung dirasakan oleh daerah,” tegasnya.

Langkah ini, lanjut Anjas, sejalan dengan upaya pemerintah untuk memperkuat kemandirian fiskal Kutim melalui optimalisasi sektor pajak daerah.

“Kita berharap perusahaan-perusahaan besar di Kutim ikut berperan aktif dalam mendukung pembangunan daerah melalui kontribusi pajak yang lebih tepat sasaran,” tandasnya.ADV

Loading

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *