Sangatta – Ketua Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kutai Timur, Hepnie Armansyah, mengungkapkan potensi Silpa (Sisa Lebih Penggunaan Anggaran) perjalanan dinas pegawai tahun 2023 mencapai ratusan miliar rupiah.
“Perhitungan kasar menunjukkan total Silpa mencapai ratusan miliar rupiah. Asumsinya, jika satu Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) menggunakan anggaran Rp2 miliar, maka dari 50 SKPD, nilainya sudah mencapai Rp100 miliar,” jelas Hepnie kepada awak media.
Meskipun demikian, Hepnie mengakui bahwa penyelenggaraan perjalanan dinas tahun lalu masih lebih mengedepankan kuantitas daripada kualitas.
“Untuk tahun ini, Pansus LKPJ Kutai Timur mendorong agar penyelenggaraan perjalanan dinas lebih mengedepankan kualitas,” tegasnya.
Hepnie menekankan pentingnya tidak asal mengirim pegawai dinas jika tidak memberikan manfaat yang signifikan.
“Lebih baik fokus pada kualitasnya. Jangan asal mengirim orang, jika memang tidak ada manfaatnya. Anggaran tersebut lebih baik digunakan untuk belanja modal yang dapat memberikan dampak positif yang nyata bagi pembangunan,” tambahnya.
Pansus LKPJ Kutai Timur berharap dengan mengutamakan kualitas, perjalanan dinas dapat menjadi sarana yang efektif untuk mendukung pembangunan daerah dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.ADV
![]()












